Dalam pertanian kontur, petani memanfaatkan lereng alami dan menerapkan pengolahan tanah serta penanaman sejajar dengan kontur bukit.
Praktik pertanian kontur banyak digunakan di kebun anggur yang dibudidayakan di daerah perbukitan (kemiringan kurang dari 10%) dan terbukti mengurangi erosi tanah hingga 50%.