Kebutuhan Tanah Alfalfa – Pemilihan Varietas – Pengelolaan Gulma

Alfalfa Soil Requirements - Variety Selection - Weed Management

Ada lebih dari 200 varietas Alfalfa yang diketahui, tetapi hanya 6-8 yang digunakan secara komersial dalam skala besar. Secara umum, varietas alfalfa yang berbeda memiliki kinerja yang berbeda di berbagai daerah tumbuh. Kita harus melakukan penelitian tentang varietas mana yang paling banyak digunakan di wilayah kita untuk tujuan penggunaan kita. Meskipun tanaman alfalfa memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dalam berbagai kondisi cuaca, kita harus memeriksa bahwa ada kasus hasil panen yang baik dari varietas yang potensial di wilayah kita, sebelum membuat keputusan.

Persiapan untuk budidaya alfalfa dimulai selama musim panas tahun sebelumnya. Sebagian besar petani memulai dengan memperbaiki pH tanah mendekati 6,5. Banyak petani menambahkan kapur (melalui pengolahan tanah dalam) dengan jumlah 3-4 ton per hektar (tanyakan pada ahli agronomi berlisensi di daerah anda). Kaput diyakini meningkatkan aktivitas bakteri Rhizobium pengikat nitrogen, sementara berfungsi sebagai kondisioner tanah. Beberapa petani juga menambahkan 2-3 ton pupuk kandang per hektar dan mereka membajak sangat dekat dengan hari penyemaian. (Ingatlah bahwa 1 ton = 1000 kg = 2.200 pon Dan 1 hektar = 2.47 ekar = 10.000 meter persegi). Kita harus mempertimbangkan kondisi tanah ladang kita melalui pengujian tanah tahunan, sebelum menerapkan metode nutrisi atau pengolahan tanah apa pun. Umumnya, ketika menanam alfalfa, persiapan lahan terakhir biasanya dilakukan sehari sebelum hari penaburan benih.

Meskipun alfalfa adalah tanaman yang beradaptasi dengan baik yang biasanya memberikan produksi yang bagus selama bertahun-tahun, alfalfa dapat sangat dipengaruhi oleh gulma. Gulma yang bersaing dengan tanaman alfalfa dalam air dan nutrisi, menghasilkan tanaman yang tipis dan berkinerja buruk. Kita mungkin harus berkonsultasi dengan petani lokal dan/atau ahli agronomi untuk mendapatkan informasi terbaru tentang gulma yang paling umum ditemukan di wilayah kita. Kemudian kita harus merencanakan kebijakan pengelolaan gulma yang kuat (sebelum dan sesudah menabur benih), dengan mempertimbangkan kerangka hukum setempat dan saran ahli agronomi. Beberapa bahan kimia yang banyak digunakan di beberapa negara dilarang keras di negara lain.

Anda dapat memperkaya artikel ini dengan meninggalkan komentar atau foto dari varietas alfalfa anda, metode persiapan tanah alfalfa, teknik pengelolaan gulma.

Manfaat Alfalfa dan Info Umum

Informasi Tanaman Alfalfa

Cara menanam Alfalfa

Kebutuhan Tanah Alfalfa – Pemilihan Varietas – Pengelolaan Gulma

Kisaran Penaburan dan Pembibitan Alfalfa

Kebutuhan Pupuk Alfalfa

Kebutuhan Air Alfalfa

Panen dan Hasil Alfalfa per Hektar

Rotasi Tanaman Alfalfa

Pertanyaan dan Jawaban tentang Alfalfa

Apakah anda memiliki pengalaman dalam menumbuhkan Alfalfa? Silakan bagikan pengalaman, metode, dan praktik anda pada komentar di bawah.

Semua konten yang anda tambahkan akan segera ditinjau oleh ahli agronomi kami. Setelah disetujui, konten akan ditambahkan ke Wikifarmer.com dan itu akan mempengaruhi secara positif ribuan petani baru dan berpengalaman di seluruh dunia.

Artikel ini juga tersedia dalam berbagai bahasa berikut: enEnglish esEspañol frFrançais arالعربية pt-brPortuguês deDeutsch ruРусский elΕλληνικα trTürkçe hiहिन्दी viTiếng Việt

Tim Editorial Wikifarmer
Tim Editorial Wikifarmer

Wikifarmer adalah Perpustakaan Pertanian Online terbesar yang dibuat dan diperbarui oleh para penggunanya. Anda dapat mengirim sebuah artikel baru, mengedit sebuah artikel yang sudah ada, menambahkan gambar-gambar dan video-video atau nikmati saja akses gratis ke ratusan panduan budidaya masa kini. Pengguna bertanggung jawab penuh atas penggunaan, evaluasi, penaksiran dan pemanfaatan informasi apa pun yang disediakan di situs web ini.